Jumat, 26 Desember 2014

percaya sama pandangan pertama?

Kalian percaya nggak sama cinta pandangan pertama? Sekali lihat langsung jatuh hati gitu? Dari dulu selama sejarah pencarian cowok-ganteng-versi-aku itu nggak pernah ya sekali lihat sampai bikin jatuh hati. Makanya DULU aku nggak percaya sama cinta pandangan pertama. Kesannya aneh dong, ketika kita jatuh cinta hanya dalam hitungan menit? padahal kebiasaan mendulang Dengan prinsip “jatuh cinta butuh proses” itu kayaknya jatuh cinta pandangan pertama itu sulit buat dibilang jatuh cinta. jatuh cinta tak semudah itu mungkin ya. Mudah sebenarnya untuk berkata aku-sedang-jatuh-cinta. tapi apa benar-benar itu memang jatuh cinta? atau hanya sekedar mengagumi? Itu yang bikin mikir ‘ini pandangan pertama apa mengagumi?’ jatuh cinta emang gampang. Tapi untuk membuat orang lain jatuh pada cinta kita itu yang butuh proses. Nah, dalam proses itu yang perlu perjuangan, pengorbanan yang akan berakhir dengan bahagia atau bahkan dengan harus rela melepaskan. Kenapa perjuangan? Karena kita sebagai orang yang sedang jatuh cinta butuh feedback, yaitu perasaan yang sama dari orang yang kita cintai. Kenapa pengorbanan? Karena kita harus pinter-pinter cari akal gimana caranya bikin dia memberikan perasaan yang sama kepada kita, merupakan fase lanjutan dari perjuangan nih. Inilah fase-fase yang biasa dikenal PDKT yang orisinil alias masa-masa pendekatan (bukan singkatan pdkt yang lain haha). Dan setelah masa-masa PDKT dengan perjuangan dan segala pengorbanan baru deh saat-saat menentukan kelanjutan hubungan. Yang akan berakhir dengan bahagia atau tidak. Berakhir bahagia, enak ya kalo jatuh cinta pada pandangan pertama kita bisa tembus dengan hubungan yang indah ( re: pacaran ) atau malah kebalikannya, berakhir dengan harus merelakan. Yang kayak gini mungkin bisa aja ada beberapa faktor. Kayak dia itu emang nggak suka sama kamu, dia emang ganiat untuk punya hubungan sama kamu atau yang lebih sakit, dia udah punya hubungan dengan orang selain kamu. Alias udah punya pacar. Disinilah saat-saat untuk gagal mendapatkan cinta dari pandangan pertama kita. Sedih? Iya. Kadang juga sedih atau bahakan berakhir dengan penyesalan karena Allah telah mempertemukan kalian. Tapi, masa mau nyalahin Allah? Ada sebaris kalimat yang aku inget nih “We don’t meet people by accident. They are meant to cross our path for a reason” maksudnya kita itu ketemu orang bukan karena kebetulan. Allah sudah punya alasan kenapa kita harus ketemu atau bahkan berkenalan dengan dia. Jadi, intinya nggak usah menyesali sebuah pertemuan. Toh awalnya juga seneng dapet cinta pandangan pertama sampai rela berjuang, jangan hanya karena gagal pada akhrinya jadi menyalahkan sebuah pertemuan. Nggak ada juga sesuatu hal karena kebetulan. Semua terjadi karena sebuah alasan. Nggak ada buah jatuh dari pohon yang tanpa alasan, mereka menjatuhkan diri dari pohon karena memang sudah waktunya berbuah atau karena busuk. Sama seperti perasaan kita ketika jatuh cinta. karena selalu ada alasan. Tapi jatuh cinta emang butuh alasan? Nggak, bukan sepenuhnya seperti itu. Maksudnya hanya untuk memperjelas bahwa tidak ada jatuh cinta yang kebetulan.

So, nggak usah mengelak deh kalo beneran lagi ngalamin pandangan pertama. Yaudah jalani aja dulu. Gausah gengsi untuk memulai dahulu. Percaya aja deh, kalo jatuh cinta pandangan pertama itu emang ada. bagi yang belum pernah ngalamin pasti nggak percaya. Yaudah jalani aja dulu.  

Rabu, 24 Desember 2014

Friendzone? Gak deh

Pernah nggak kalian ngalamin sebuah zona dimana kasih sayang antara kamu dan doi itu Cuma akan berujung jadi “temen” gimana-gimana juga temen. Tapi, kamu merasakan cemburu sama doi. Istilah gaulnya sih friendzone. Friendzone itu semacam sebuah hubungan yang jaman dulu sih kata kerennya “HTS” hubungan tanpa status itulo. Suka? Iya. Sayang? Iya. Karena kebiasaan- kebiasaan sama kenangan-kenangan yang dibuat. Tapi si doi Cuma nganggep kita temen. Udah, temen apa? Macem-macem. Temenmesrazone, Temenmoduszone, TemenNontonzone, atau temenchatzone. Capek ya kalo kejebak dalam zone-zone’ tadi. Tau nggak sih kalo yang bikin kita terjebak dalam suatu situasi ‘friendzone’ itu sebenernya pribadi masing-masing. Kadang, kita tau kalau hubungan kita sama doi bakal sekedar jadi temen, nggak lebih. Tapi, karena kita udah terlanjur terbang diatas awan dengan segala bujuk rayu dan kebahagiaan yang udah ditebar sama doi itulah yang bikin kita terjebak dalam situasi ini. Disinilah sebenernya situasi dimana bakal timbul aroma “PHP” bukan “PHD”. Sebenernya gender disini siapa yang sering ngalamin itu relatif sih. Tapi, banyak orang bilang ‘php tuh gaada, kamunya aja yang ke-ge-er-an’ aku sih kurang setuju. Kecuali, kalo emang ada beberapa faktor ya. Kayak baru aja kenal, terus disepix-sepix udah bahagia pas ditinggal nangis. Nah, salah siapa kalo gini? Mungkin waktu yang salah ya. Friendzone, ga habis pikir sama hubungan yang satu ini. Ini itu jauh dari kata temen tapi juga jauh dari status pacaran. Sekarang gini deh, temen mana sih yang ngasih perhatian “udah makan?” “udah mandi?” “kamu mau kemana? Aku jemput ya?” “makan bareng yuk?” “jalan yuk” iya biasanya sih cowok tuh yang punya kelakuan kayak gitu. Cewek kan lemah banget sama perhatian, apalagi kalo intensitasnya tinggi. Tiap hari kayak gitu. Siapa yang nggak buka hatinya? Terus, kalo kita menjauh dia malah bikin kita mendekat, giliran kita mendekat dia –nya pergi. Pernah gini? Pernah dong.
Buat para friendzoned ini pasti kan pingin punya hubungan yang jelas. Hubungan dimana ketika dia pergi gampang bilang “jangan ninggal, aku kangen” hubungan dimana saat dia mulai melirik yang lain gampang untuk bilang “hey, kamu tuh punya aku” bukan berarti friendzoned ini jomblo kronis, hanya ingin sebuah status yang jelas. See, orang nikah aja itu butuh status yang jelas. Inget bro, cewek itu butuh pengakuan. Butuh kepastian. Bukan karena kadang kebaikannya itu melewati batas jadi bisa disalah gunakan. Dan gamungkin, seorang perempuan yang akan memulai suatu hubungan kan? Sebenernya gampang aja untuk menyatakan perasaan. Nyamperin duluan. Bukan karena gengsi mau nyamperin duluan. Tapi emang udah darisananya cewekitu disamperin. Sama kayak ovum. Sejak kapan ovum nyamperin sperma minta dibuahin? Ga pernah ada kan? Yup, makanya kalo seorang cowok udah berhasil dapetin seorang perempuan, jangan disia-siain. Ibarat kalian udah ngelepas sel sperma dan dari ratusan sperma itu Cuma satu yang berhasil ‘interaksi’ sama ovum. Tau nggak? Itu yang terbaik. Terhebat. Sama kayak itu, Berarti kalian emang hebat, karena bisa membuka hati seorang perempuan. Janganlah, kalian ngengantung mereka sampai bikin setengah abad nungguin si co yang udah bermain-main dikehidupan si ce. Eh tau-tau ditinggal jadian sama yang lain. Tau nggak? Ibarat lagi enak-enaknya main pas udah klimaks dilepas ( stay positif! ). Hati cewek kan bukan layangan. Bisa ditarik-ulur semau hati terus kalo bosen layangannya di lepas gitu aja. Kebiasaan main layangan jangan diaplikasikan ke hubungan dong bro. “ini hati bang, bukan layangan” gini nih curahan hati temen-temen yang bikin pingin nulis postingan ini. Friendzone itu efeknya galo akut kalo selamanya friendzone. Kan capek, sayang sama yang bukan resmi punyanya. Kan capek cemburu sama yang bukan punyanya. Kalo kata bang radit sih “penyiksaan terberat adalah cemburu pada seseorang yang bukan milikmu”
Intinya, friendzone itu boleh-boleh aja tapi ada kadarnya. Seminggu-dua minggu-tiga minggu sih bukan masalah, tapi kalo usianya udah tahunan dan nggak ada kemajuan? Lebih baik berusaha untuk melepaskan dan jangan pernah berfikir untuk kembali. Karena, belum tentu dia nggak bakal mengulang ‘zona’ yang sama tadi kan? Move on emang nggak segampang ngomongnya. Kadang kenangan sama kebiasaan di masa-masa friendzone itu yang bikin lupa diri. Apalagi kalo proses move on. Lebih baik cari-cari kesibukan, pasti ntar lama-lama lupa. Friendzone itu kayak Cuma buat hepi-hepi biasanya. Kalian dicari, dipuji untuk mengisi kebosanan dia. Iya nggak? Terus kalo kayak gitu masih mau diperjuangin biar friendzonenya berujung pada akhir yang manis? Boleh sih kalian jadi para pejuang cinta, tapi kalo perjuangannya berujung pada perjuangan sendiri? Kayak wirausaha ajasih. Wirausaha sih masih enak, ada feedbacknya dari pelanggan. Nah kalo friendzone? Feedback nya ya disayang sih. Di sayang jadi temen aja.

Buat para pejuang friendzoned, gausah menyesali apa  yang udah terjadi. Kenangan bersama selama hubungan friendzone dll. Ayo melangkah kedepan, jangan menengok kebelakang. Cukup jadikan masa lalu itu sebagai pelajaran. Ambil hikmahnya, dan terus melangkah kedepan. Lupakan para pemberi harapan-harapan ‘kasih sayang’ tapi boong itu ya. 

Minggu, 21 Desember 2014

belajar merelakan

Ketika kita terjatuh dalam sebuah cinta yang bahkan sulit kita untuk menggapainya, satu hal yang perlu dilakukan adalah merelakan. Merelakan apa yang tak mampu kita raih. Seseorang pernah berkata. Bahwa level tertinggi dalam mencintai seseorang adalah melepaskan dia untuk bahagia bersama pilihannya. Sanggup? Terkadang, mungkin mengalah pada takdir adalah cara terbaik yang dilakukan. Merelakan, salah satu opsi yang dapat dilakukan. Pernah dengar kalimat cinta tak harus memiliki? Ya! Cinta bukan hanya sekedar memiliki nya didalam dekapan kita selalu. Cinta tak sesederhana itu. Cinta itu...ketika kita mampu selalu bahagia nyaman bketika kita bersama. Sama seperti cinta kepada teman, sahabat, keluarga. Kita selalu hidup dipenuhi dengan cinta. percayalah. Jika tidak ada cinta disekitar kita, maka tidak akan ada kebahagiaan bersama kita. Tidak ada batasan usia untuk mengenal cinta. bayi hingga tua pun boleh merasakan apa itu cinta. hanya saja, kadar cinta ataupun jenis cinta yang diterima atau yang diekspresikan berbeda jenis.
Nah, back to topic. Merelakan. Banyak orang bilang “kalo namnaya cinta ya nggak bisa lah kita jauh-jauh apalagi merelakan dia sama orang lain” bolehlah. Tapi, kalo orang yang kamu cintai nggak bahagia sama kamu? Nggak nyaman sama kamu? Gimana? Ini hal yang menyebabkan banyak pasangan-pasangan muda itu sibuk berganti-ganti pasangan. Karena, sebenarnya mereka hanya terlibat dalam suatu hubungan kebiasaan, oke bahas ini dulu bentar ya. Bedakan, antara suka karena kebiasaan bersama dan suka karena perasaan bersama. Eits! Gini,kebiasaan bersama itu kayak ibarat kamu tuh lagi butuh duit tau-tau ada duit banyak yang dateng ke kamu. Seneng kan? Nah itu tuh kayak gitu. Sama kayak pas kamu lagi jomblo lagi pingin punya pasangan, tau-tau ada orang yang buaik banget ke kamu ngasih perhatian lebih dan itu dilakukan secara terus menerus. Kamunya jadi seneng kan ada yang merhatiin? Iya pasti. Ntar, tau-tau kalo si’pemerhati’ tadi serius ya berarti kalian lanjut. Kalo nggak yaudah temenan aja sampe lebaran monyet. Nah kalo perasaan bersama, itu ibarat kalian udah mau gimana-gimana sejorok-joroknya dia, sekampret-kampretnya dia, kamu itu tetep nyaman buat liat dia. Perasaan kamu Gapernah ngerasa risih. Walaupun kadang status Cuma sebagai temen deket. Nah bedanya antara kebiasaan sama perasaan tuh kadang tak terlihat cuy. Samar-samar. Makanya perlu untuk kita sering bertanya pada hati nurani. Apakah benar-benar itu perasaan atau kebiasaan. Karena, awal dari percintaan yang putus-nyambung itu ya karena kebiasaan. Hey, cintai orangnya jangan kebiasaannya aja. Karena betul gaksih kalo kalian (yang pacaran) putus kangennya sama kebiasaan pas lagi bareng kan? Perasaannya? Udah beda. Oke cukup.

Next, merelakan berarti harus bisa memposisikan diri. Jangan memaksakan kehendakmu terhadap dia. Cinta emang ga selalu indah. Yagitu, rumit. Kalo kamu bener-bener mencintai seseorang, tidak mencari-carai kekurangannya ataupun kelebihannya. Tidak pergi setelah tau segala aspek kekurangannya. Tidak memuji berlebihan terhadap kelebihannya. Mungkin itulah yang namanya jatuh cinta. dan, kalau kamu mampu untuk melihat dia bahagia walaupun itu bukan bersamamu, itu adalah level mencintai tertinggimu, yaitu berusaha untuk rela. Bahagianya, bukankah bahagiamu juga? Kadaang terasa sakit melihatnya bahagia tapi tidak bersamamu. Namun inilah yang disebut merelakan. Merelakan bukan berarti harus berhenti mencintai. Hanya cukup menyimpan rasa itu didalam hati, menyelipkan sebaris doa untuknya agar dia selalu bahagia bersama pilihannya. Belajar memang sulit, apalagi belajar merelakan. Uhuy 

Sabtu, 28 Juni 2014

I'm an Introvert

Kali ini, aku mau bahas tentang kepribadian “introvert” adakah yang tahu menahu tentang introvert? Okay, introvert ini salah satu sifat kepribadian dimana pribadi itu tipe yang mengagumi ketenangan. Bagi sebagian orang mungkin mengerti apa namanya introvert, ekstrover ataupun ambivert. Tapi kali ini aku mau bahas tentang introvert. Introvert, kaum minoritas. Kaum yang sering dianggap aneh, hanya karena kami suka menyendiri dan melakukan aktivtas favorit sendiri. Padahal, apa yang kami lakukan itu mampu membuat mood meningkat. Beda halnya dengan kaum ekstrovert yang sangat mendambakan bersenang-senang dan bersosialisasi sebagai moodmaker mereka. Ketika aku mulai menyadari ada suatu hal yang berbeda tentang diri aku, mengenai kepribadian diri yang tidak suka mencolok dikalangan umum dan sulit untuk berkomunikasi pada sebuah lingkungan atau komunitas yang besar, aku mulai mencari tau tentang sifat kepribadian manusia. Salah satunya introvert. Seluruh ciri-ciri seorang intorvert ada pada diriku. Ketika kamu mengetahui bahwa kamu adalah seorang introvert dengan kapasitas 75% intovert, tentunya itu akan sangat sulit untuk menjalin sebuah hubungan dalam komunitas besar. Aku tipe orang yang sulit bergaul, sulit mendapat teman, sulit untuk membuat sebuah topik pembicaraan yang akan disukai oleh banyak orang. Cukup mendengar apa yang lawan bicara katakan sudah sangat membantu dalam interaksi yang dijalin. Introvert memiliki jutaan imajinasi didalam dirinya. Ketika mereka berdiam diri dalam sebuah diskusi besar, mereka bukan melamun atau acuh, tapi mereka sedang ‘berperang’ dengan imajinasimereka. Memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi. So, liat dulu ciri introvert. Apa kamu termasuk salah satu dari introvert?
Oke, gimana kalo kita bahas ciri-ciri seorang introvert dulu?
1.. introvert menikmati masa ketika sendirian, mandi dengan tenang atau pergi jalan-jalan sendiria dan suka menghabiskan waktu sendiri. Bagi sebagian orang akan terasa aneh, terutama bagi kaum ekstrovert. Mereka akan berpikir ‘apa yang bisa didapatkan ketika kalian hanya melakukan segala hal dengan diri sendiri?’ namun inilah kami, ketika mayoritas orang terhibur oleh ramai dan meriahnya suatu kegiatan sosial itu berbanding terbalik dengan introvert.
2.. introvert takut dihina/malu ketika kamu merasa membuat kesalahan di publik. Mereka takut, ada rasa dalam diri yang mengatakan ‘jangan sampai aku membuat kesalahan atau aku akan malu’ ya hampir seperti itu.
3.. tidak suka kegiatan umum atau public. Memang, sebagian besar hidup mereka akan ada untuk menyendiri. Tapi bukan berarti kami adalah tipe orang yang kuper. Bukan, hanya cara saja yang berbeda dalam menanggapi kehidupan sosial.
4.. percaya atau tidak, introvert itu sosok orang yang memegang teguh persahabatan dan dia setia. Karena mereka ibaratnya ‘kalo kamu temenku, ya kamu udah yang paling tepat. Udah gaada lagi’ iyagitudeh.
jadi introvert susah banget kadang. Being ignored, ngeselin kan? Ketika semua lagi ketawa seneng-seneng dan pas kita ngajak ngomong itu yang nanggepin nggak ada. karena susah banget buat bikin orang ignored on introvert. Bayangin ajadeh, pas kita susah-susah cari topik dn ketika ada yang nanggepin lalu si E dateng sambil bawa segudang topik. Endingnya, kembali kepasal oke saya adalah pendengar yang baik. Tapi jangan anggap introvert orang yang nggak berguna ya say, sist, bro, gan, guys. Taukah kalian, tanpa introvert ilmuan, penulis atau pencipta ide-ide kreatif itu akan susah ditemukan. Kayak albert einstein,

Siapa yang tak kenal dia. Seoranf fisikawan terkenal di dunia yang mengembangkan teori relativitas ini sering dianggap seorang introvert. Seperti kebanyakan introvert, dia melakukan pemikiran terbaiknya hanya menyendiri: " The monotony and solitude of a quites stimulates the creative mind," Einstein mengatakan. Sama hal-nya dengan bill gates, kalian tau kan siapa bill gates? Hampir setiap orang mengenal dia. Dia adalah ketua sekaligus pendiri purusahaan microsoft perusahaan perangkat lunak yang ia dirikan bersama paul allen. Penulis dan ahli introvert seperti Susan Cain menjelaskan kalau beliau adalah seorang introvert. "Kita bisa meregangkan kepribadian kita, tetapi hanya sampai titik tertentu," tulis Susan Cain dalam bukunya, Quiet: The Power of Introverts In A World That Can't Stop Talking, chicago tribune melaporkan. "Bill Gates tidak pernah akan menjadi Bill clinton, tidak peduli bagaimana ia poles keterampilan sosial, dan Bill Clinton tidak pernah bisa menjadi Bill Gates, tidak peduli berapa banyak waktu yang dihabiskan Bill Gates sendirian di depan komputernya." Dia juga merupakan contoh seseorang yang introvert tidak pemalu, Cain mencatat dalam Psychology Today blog: "Bill Gates adalah seseorang yang tenang dan kutu buku, tapi rupanya terpengaruh dengan pendapat orang lain tentang Gates: bahwa Ia adalah seorang introvert, tapi bukan pemalu"
jadi, apayang salah tentang menjadi seorang introvert? Kita itu unik bukan aneh. Jadi, be your self guys. Jangan salahin diri kalian yang sulit banget bergaul, cuek aja sama omongan orang yang bilang kita kuper. Mereka Cuma not understand us. Someday, they’ill know, the powerof introvert! Okey, bye!

Kamis, 26 Juni 2014

experience is the best teacher, seberapa banyak pengalaman anda?

The last post, udah aku sebutin ya alhamdulillah bisa jadi finalis proposal lingkungan 20 besar Toyota Eco Youth 2013. Ceritanya dulu itu dramatis banget tau gaksih. Itu proposal aku submit dan udah ga peduli lagi itu bakal menang atau kalah lolos atau nggak. Cuek. Karena waktu itu aku ikut lomba karya tulis yang diselenggarain oleh salah satu universitas di surabaya. Sampai suatu malam, ada telepon masuk dari nomer 021xxxxx awalnya mikir siapa ya?pas diangkat dari seberang bilang “malam, dek ini aku blabla,

aku mau nanya gimana perasaannya proposal kamu lolos 20 besar se-indonesia?” HAH? INI MAU NGASIH ZONK APAAN NIH. Itu adalah masa-masa cengo freak bloon abiz deh. “ha? Aku masuk 20besar? Ah masa? Sumpah?” Cuma gitu aja dan itu bener-bener yaAllah subhanAllah AllahuAkbar kaget banget. Gila aja itu dari 600++ proposal dan bisa jadi salah satunya ditahun pertama aku sekolah di SMAN 20 dan bisa bawa nama sekolah kenasional. Itu masa-masa dimana proud ama diri sendiri. Bikin banyak orang waktu itu hm  cukup kasih saya acungan jempol dan sebuah sunggingan senyum di bibir mereka. IHIY. Pada waktu ditelpon itu aku ngerasa kayak ‘hah sumpah?’ ‘ini nggak lagi kena penipuaan berkala kan?’ semuanya udah kayak mimpi yang berwujud jadi nyata. Hari itu, hari dimana i feel like “OMG” akhirnya hari itupun berlanjut sampai ke hari-hari berikutnya sampai waktu itu tanggal 22 desember 2013 aku berangkat ke jakarta sama partner aku, mbak nanda. Dia kakak kelasku yang ngajak aku ikut lomba ini. Keyh. Pagi-pagi subuh aku udah berangkat kejuanda dianter sama kakek & mama ke juanda, ada adek juga sih. Pas mau berangkatrasanya ‘aku gamau naik pesawat gaada mama’ ‘aku takut’ ‘aku kangen’ but, namanya juga mira. Selalu stay cool. Gaberani nangis. Jadi Cuma kedip-kedipin mata bolak-balik. Hahaha, what a epic moment. Hari itu pertama kali naik pesawat. Well, epic banget. Tangan dingin badan tegang dalem hati Cuma bilang ‘ini pesawat beneran yang terbang itu?’ ahay. Pas pesawat mulai lepas landas rasanya badan kayak ditarik keatas dan brrrrr seru men! Nah pas mendarat itu yang rasanya kayak tiba-tiba turun dari atas. Lol. Sampai sana, dapet sambutan dari kakak-kakak penyelenggara. Okefix. Pertama kali juga ke jakarta. HM  semua serba pertama kali. Day 1 itu full seneng – seneng. Ah susah jelasinnya too much experience! Day 2 baru presentasi terus malem comback home. Dan mulai hari itu everything has been started sampai 3 bulan kedepan yaitu sampai maret 2014. Tapi bulan februari para juri datang ke sekolah saya, dan itu bener-bener bikin badan pikiran sesumpek orang kantoran. Bayangin aja nyiapin segalanya Cuma bedua dibantu pak bon sekolahan. Okefix fix fix fix, cuapeknya. Hari itu berasa “school is mine, i dont care what do u said ‘bout me. Now, everything is mine. So stfu” soalnya kakak kelas ngelihatinnya nggak nyantai banget. Cukup tau aja sih :----) hari itu bener-bener experience banget. Sampe foto gokil bareng juri sama kepsek! Tau rasanya? Gila abis. Sampai terakhir kemarin itu tanggal21 maret 2014 aku balik lagi ke jakrta buat final presentasi. Dan ga akan pernah lupa sama 2 hari itu :---) mulai dari kenal sama anak-anak dari balikpapan, makassar, yogyakarta, medan sama dari kota sendiri yaitu surabaya. Disitu aku mulai bisa ambil apasih manfaat dari kegiatan yang aku lakuin selama 3 bulan lalu. Susah, sedih, senang, sampai jualan di pusat tempat cfd di surabaya. Dan ngerti gimana susahnya cari uang. Tapi endingnya i cant reach the 1st place. But i feel proud of me. Sempet sih ngerasa kecewa, ngerasa yaampun udah susah-susah berjuang 3 bulan ini bareng sama anak-anak. Bikin ribet banyak orang. Berapa orang yang udah kecewa kalo gini? Tapi yaaa, belum waktunya mungkin. Mungkin tuhan masih mau kasih yang lebih dari ini dengan perjuangan yang lebih. Nobody’s know, right?

Jadi, suatu hikmah atau manfaat yang bisa kita petik yaitu kegagalan itu nggak ada sebenernya. Gak ada orang yang udah berjuang susah payah terus ketika belum berhasil disebut gagal. Sebenernya aku ga pernah anggep kekalahanku itu sebuah kegagalan. Apa yang mau disebut kegagalan ketika kita sudah mampu membuat suatu produk yang diakui oleh kalangan umum? Apa yang membuat kita terlihat gagal? Semuanya hanya masalah waktu. Mungkin waktu itu belum saatnya. Terus mencoba itu hal yang harus dilakuin oleh setiap anak muda indonesia. Generasi muda indonesia harus mampu menuangkan ide kreatif mereka dan mampu mengolah ide kreatif mereka dan make it happend! Ayo buat indonesia lebih baik! :---) sekian, cerita saya. Pengalaman saya, serta perjuangan saya selama belakangan ini selama menjadi siswi kelas sepuluh. Eciye. Ingat walaupun jomblo saya tetap berkarya sist! Bro! Wassalamualaikum!

cerita anak SMA

It has been longtime since my last post. Keyh, halo apa kabar? Terakhir posting tentang kyuhyun sama masa awal-awal SMA. Oke, mulai dari masa SMA yang paling konyol. Yups, doyan sama kakak kelas. Sempet buat daftar list ‘cogan’ alias cowok ganteng disekolah. Akhirnya lost semua, sisa satu, si ganteng dibalik kaca-mata. Awal pertama kali lihat kesannya Cuma “oalah, iya ganteng” eh tapi keterusan sampe beneran suka. Sampe rela buat stop-motion buat dia. Mulai dari nitip salam, ah jaman dulu banget yak. Terus sampai nungguin didepan kelas. Ahahaha, namanya juga orang suka? Sayangnya, its hard to  catch him. He is a basketball player. He is a handsome guy. Tapi yang namanya suka ya suka. Rela ngabisin uang terakhir disaku cuma buat nonton basket karena dia yang jual langsung. Alamak! Keder ini tangan waktu ngomong langsung! “eh iya mas beli dua” “iya makasih mas” “iya dimana ya tempatnya” FIX HARI ITU THE BEST LUCKY DAY EVER – setelah best day without remidial, okfix. Jadi itu pertama kali ngomong langsung gaiz!!!!!!! W seneng banget masa. Kebayang mulu, sayang seribu sayang sih dia sudah sama yang lweebiiih lweeeebiiiih cwuantiiik. Kata orang sih “yang perhatian kalah sama yang selalu ada dihatinya” yups bener. Okefix, lupain soal cowok ganteng alias kakak kelas ganteng disekolah, mereka udah lulus. Sekarang bahas masa-masa nakal baru jadi anak sma.

Jadi anak sma emang gampang-gampang-susah. Kata orang sih, SMA masa yang paling indah. Buat aku, SMA emang masa yang paling gabisa ditafsirkan kata-kata. SMA itu dimana kalian bisa do what u want lah. Mulai dari nitip tugas, bikin bete guru, ngerjain guru sampe paling parah nyepik guru. Ini SMA masa kini apa emang gini? Gatau ya. Nitip tugas, jarang kok aku nitip tugas. Aku nitip ga se-sering temen-temen yang lain. I’m still a good girl. Bikin bete guru, ini mah kerjaan anak satu kelas yang udah kongkalikong mau bikin bete guru, kadang gurunya yang kurang peka udah dikerjain sama muridnya. But, ini asik sama kayak ngerjain guru. Eiiits, aku Cuma ngerjain dua guru kok. Yang puuuuaaaaliiiing buueeteeein. Tapi he tapi, remember guru harus dihormatin WALAUPUN dia gini gitu whatever lah. Terakhir nyepik guru,”paktugas besok lusa lah pak kita banyak tugas” “pak pulang sekarang dong pak, kita buang-buang energi disekolah” OKEFIX ini bagian paling jengkelin kalo permohonan di-to-lak fiuh. Tapi, semuanya wajar kok buat anak SMA. Hihihi, next kegiatan SMA yang super duper asik buanget pake banget.

Ekstrakulikuler ini sebenernya bukan suatu hal yang wajib. Aku ikut Itclub ( ekstra yang belajar tentang teknologi, ada desain, program, sama video editing ) awal masuk ekskul ini atas dasar landasan bingun mau ikut ekskul apa setelah KIR takada kabar. Landasan kedua mau cari cogan, terus nemu sih. Namun aura kegantengannya pudar seiring berjalannya waktu lol. Oke, diekstra ini aku belum buat suatu prestasi apa-apa. Sometimes i feel like “wtf dude, what r u doing ha?” berasa Cuma pingin ikut-ikutan aja. Jujur aku anak desain yang susah banget nge-desain. Aku sedih. Fix. Ibaratnya kan kayak kamu numpang disebuah tempat tapi kamu kayak barang yang gak berharga, gabisa ngasilin apa-apa. insyaAllah nyusul prestasi di IT. Amin lah amin. Jujur ini ekstra kesayangan. Anak-anaknya baik aku gapernah ngerasa camping seasik sama mereka. Hahaha, ssst aku sayang cybertwenty. Susah buat bilang di grup. Karena semua pasti sayang sama cybertwenty. Mangkanya aku bilang disini kalo aku sayang cybertwenty. Lebih sayang daripada ke kelas. Hehehehe. Tapi yagitu, susah jadi bintang yang bersinar. Okay, abaikan. Next, setelah beberapa hari KIR gaada kabar akhirnya ada juga ekstra KIR. Ini ekstrakulikuler who’s makes me rise like a star. UHUY! Alhamdulillah proposal yang aku buat, lolos 20 besar se-Indonesia yang diadain sama toyota ecoyouth. Alhamdulilllah serba alhamdulillah, dari program itu aku bisa dapet buuuuuuuaaaaaaaaaanyaaaaaaaaaaaak pengalaman sampe kenalan ahayde! 3 bulan yang bikin capek fisik + batin itu nggak berujung semanis gula dan seindah sunset. I’m not reach the 1st place. Tapi, gapapa lah saya sudah bersyukur bisa sampai sejauh itu. Pergi ke jakarta gratis!!! Naik pesawat pertama kali juga gratis!!! ALLAH kurang apacoba? Bersyukur banget kayak gitu. Ketemu anak perwakilan dari wilayah-wilayah di indonesia. Balikpapan, medan, makassar, yogyakarta, jakarta di program ToyotaEcoYouth itu. Terus pas final itu kita disewain stage di  gandaria city guys! Sama ada special perform kotak + maliq & d’essensial. Uhuy so lucky right? Tapi seperti yang sudah ku bilang diatas “i cant reach the 1st place....” its OK. Masih mengenal kata “experience is the best teacher” ? itu yang bisa aku ambil hikmahnya. Pengalaman selama itu ga akan pernah tak lupain. Asal kalian tau, aku bukan anak ranking 10 besar sekolah atau kelas. Cuma anak biasa yang modal “i dream, i want, i do” semua berasan dari mimpi, keinginan dan terus diwujudkan. Oke ntar di next post lebih jelasnya.

Fix!!!!!!!! Rapotan!!!!!!!!!!! Doh doh takut kalo rata-rata rapot turun. Alhamdulillah sih naik. Walaupun masih sekitar “B+” tapi itu apa cukup buat PTN favorit? L  semoga bisa lah. Biar 2 taun lagi kalo ditanya “arek endi kon?” (anak mana kamu) bisa dijawab “arek ITS cak! Cerdas alim kreatif” ahayde! Hehehehe. Amin sok amin. Ahahaha.


Oke,intinya SMA itu masa berjaya-nya seorang anak sekolahan. Jadi, teruskan pendidikan 12tahun ya! Soalnya SMA menantimu untuk bersenang-senang. Ingat, SMA menantimu! Dimanapun SMA-nya yang penting”bersenang-senang”okey. Good night. Selamat datang adik kelas calon siswi SMA. Selamat buat kalian yang jadi anak kelas 2 SMA. Bye!