Kalian percaya nggak sama cinta pandangan
pertama? Sekali lihat langsung jatuh hati gitu? Dari dulu selama sejarah
pencarian cowok-ganteng-versi-aku itu nggak pernah ya sekali lihat sampai bikin
jatuh hati. Makanya DULU aku nggak percaya sama cinta pandangan pertama. Kesannya
aneh dong, ketika kita jatuh cinta hanya dalam hitungan menit? padahal kebiasaan mendulang Dengan prinsip “jatuh
cinta butuh proses” itu kayaknya jatuh cinta pandangan pertama itu sulit buat
dibilang jatuh cinta. jatuh cinta tak semudah itu mungkin ya. Mudah sebenarnya
untuk berkata aku-sedang-jatuh-cinta. tapi apa benar-benar itu memang jatuh
cinta? atau hanya sekedar mengagumi? Itu yang bikin mikir ‘ini pandangan
pertama apa mengagumi?’ jatuh cinta emang gampang. Tapi untuk membuat orang
lain jatuh pada cinta kita itu yang butuh proses. Nah, dalam proses itu yang
perlu perjuangan, pengorbanan yang akan berakhir dengan bahagia atau bahkan
dengan harus rela melepaskan. Kenapa perjuangan? Karena kita sebagai orang yang
sedang jatuh cinta butuh feedback, yaitu perasaan yang sama dari orang yang kita
cintai. Kenapa pengorbanan? Karena kita harus pinter-pinter cari akal gimana
caranya bikin dia memberikan perasaan yang sama kepada kita, merupakan fase
lanjutan dari perjuangan nih. Inilah fase-fase yang biasa dikenal PDKT yang
orisinil alias masa-masa pendekatan (bukan singkatan pdkt yang lain haha). Dan setelah
masa-masa PDKT dengan perjuangan dan segala pengorbanan baru deh saat-saat
menentukan kelanjutan hubungan. Yang akan berakhir dengan bahagia atau tidak. Berakhir
bahagia, enak ya kalo jatuh cinta pada pandangan pertama kita bisa tembus
dengan hubungan yang indah ( re: pacaran ) atau malah kebalikannya, berakhir dengan
harus merelakan. Yang kayak gini mungkin bisa aja ada beberapa faktor. Kayak dia
itu emang nggak suka sama kamu, dia emang ganiat untuk punya hubungan sama kamu
atau yang lebih sakit, dia udah punya hubungan dengan orang selain kamu. Alias udah
punya pacar. Disinilah saat-saat untuk gagal mendapatkan cinta dari
pandangan pertama kita. Sedih? Iya. Kadang juga sedih atau bahakan berakhir
dengan penyesalan karena Allah telah mempertemukan kalian. Tapi, masa mau
nyalahin Allah? Ada sebaris kalimat yang aku inget nih “We don’t meet people by
accident. They are meant to cross our path for a reason” maksudnya kita itu
ketemu orang bukan karena kebetulan. Allah sudah punya alasan kenapa kita harus
ketemu atau bahkan berkenalan dengan dia. Jadi, intinya nggak usah menyesali
sebuah pertemuan. Toh awalnya juga seneng dapet cinta pandangan pertama sampai
rela berjuang, jangan hanya karena gagal pada akhrinya jadi menyalahkan sebuah
pertemuan. Nggak ada juga sesuatu hal karena kebetulan. Semua terjadi karena
sebuah alasan. Nggak ada buah jatuh dari pohon yang tanpa alasan, mereka
menjatuhkan diri dari pohon karena memang sudah waktunya berbuah atau karena busuk. Sama
seperti perasaan kita ketika jatuh cinta. karena selalu ada alasan. Tapi jatuh
cinta emang butuh alasan? Nggak, bukan sepenuhnya seperti itu. Maksudnya hanya untuk
memperjelas bahwa tidak ada jatuh cinta yang kebetulan.
So, nggak usah mengelak deh kalo
beneran lagi ngalamin pandangan pertama. Yaudah jalani aja dulu. Gausah gengsi
untuk memulai dahulu. Percaya aja deh, kalo jatuh cinta pandangan pertama itu
emang ada. bagi yang belum pernah ngalamin pasti nggak percaya. Yaudah jalani
aja dulu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar